Senin, 23 November 2015

Keseimbangan Baru

Sebelumnya, saya juga tidak pernah tahu bahwa kaleng minuman bisa digunakan untuk bermain-main. tetapi setelah membaca sebuah buku tentang sains, dapatlah ide untuk memainkannya.
Caranya sederhana saja. Ikuti ya.

  1. Beli minuman kaleng, kecuali kamu punya toko sendiri  :D Tetapi pastikan dia layak diminum.
  2. Cobalah membuatnya berdiri miring seperti pada gambar. Berhasil?
  3. Sekarang buka minuman dan minum sampai tersisa sekitar sepertiga bagian.
  4. Sekarang coba kembali membuatnya bisa berdiri miring seperti pada gambar. Gambar di atas adalah hasil usaha putri saya yang masih kelas 1 SD.
Bagaimana kaleng penuh tidak bisa berdiri sedangkan kaleng yang isinya tinggal sebagian malah bisa?
Ternyata hal ini berhubungan dengan titik berat benda. 
Kaleng yang masih penuh titik beratnya berada di tengah, sehingga ketika diusahakan berdiri miring, ia tidak akan bisa.
Setelah sebagian isinya diminum, dalam kaleng ada tempat untuk menyeimbangkan permukaan air saat kaleng dimiringkan, sehingga titik berat benda berpindah dan kaleng dapat berdiri miring. 

Apa yang dilakukan putri saya hari ini memberi saya pelajaran baru. Bahwa kondisi sekitar dan hidup kita mungkin selalu berubah. Dinamis. Kita tidak bisa menghentikan perubahan-perubahan itu. Yang bisa dilakukan adalah mencari keseimbangan-keseimbangan baru. 

Jika penjelasan saya ada kekurangan, afwan. Mungkin ada teman-teman yang lebih mengerti, kita share yuks. 

Selasa, 03 November 2015

Telepon itu

Waktu itu, status saya masih calon menantu. Tentu saja sangat jarang sekali berkunjung ke rumah yang sekarang juga menjadi salah satu rumah saya. Lokasi rumah kedua ini letaknya sekitar 45 menit perjalanan naik motor dengan kecepatan normal dari rumah orang tua kandung saya.
Suatu hari, ketika sedang menghabiskan weekend di rumah orang tua, ada missed call dari nomor telepon rumah calon mertua. Ketika saya telepon balik, calon adik ipar yang mengangkat.
“Tadi nelepon ke HPku?” tanya saya.
“Enggak tuh. Ini aja aku baru masuk rumah. Bapak-Ibu ke luar kota.”
Nah lho. Lalu siapa yang membuat panggilan tadi?
Kejadian ini masih beberapa kali menjadi topik pembicaraan kami, bahkan setelah 10 tahun menjadi bagian dari keluarga itu.
Sampai sekarang, tetap tidak ada penjelasan logis. Yang ada hanya penejelasan bahwa tidak hanya keluarga kami tinggal dalam bangunan itu. Selagi keberadaannya tidak mengganggu, ya biarlah.
Toh, dengan panggilan tidak jelas waktu itu, saya jadi tahu bahwa calon adik ipar saya sendirian di rumah. Walau tidak bisa menemani, tetapi setidaknya bisa menyemangati dan mengingatkan agar dia berhati-hati.
Telepon itu sendiri, memang masih menggunakan telepon jadul. Tetapi masih berfungsi dengan baik dan menarik bagi para cucu. Sekarang kan tidak banyak ditemukan telepon yang tombol panggilnya berupa tombol putar. Suara yang dihasilkan masih jelas. Deringnya juga dijamin bisa membangunkan seisi rumah.
Meski usianya sudah uzur, tetapi telepon ini masih dipertahankan. Bukan karena tidak mampu membeli telepon modern. Tetapi sejarah telepon itu sendiri yang juga perlu dihargai. Jika memungkinkan, barangkali bisa dipertimbangkan memberinya sertifikat penghargaan. J

Selasa, 16 Juni 2015

I Can Do This

As a teacher, I found that sometimes teacher blame the students when they got problem. The teacher said, the problem is only because the student's mistakes. But then, in many cases, I realize that the teacher use the different way to interact with the students. When the students want to have fun, the teacher ask them just to sit and shut up. It's not a surprise if the students choose to do something to make them free.
This situation will make the class un comfort for both of them. And in my perception, this happen so many time in the class with traditional style teacher. I don't blame the teacher, because I think every teacher can teach, as well as every students can learn. The only thing that need to change is the way it does.
For the condition like this, there are some way that teacher can do:

  1. Open your mind. Those students born and live in their own century. Not in ours. So, teacher must change their way to teach. There are so many fun way to interact with students.
  2. Learn a new teaching technology and techniques. Nowadays, there are so many books that bring so many new ways to teach. You don't need to spend your teaching times with one direction speak. You can change this way into discussion methods, games or many kinds card play.
  3. Be a good role models for them. Children are a very good duplicators. They'll see what you do and they'll duplicate it. So, if teacher want a different condition, they must give example. As an example, teacher wants the students throw the dust in the right place. Usual way is the teacher tell the request, but the teacher them self throw the dust not in the right place. It's not effective. The more effective way is teacher become discipline to throw the dust in the right place. So that the students will follow automatically.
It's only 3 ways. Be sure there are so many other way you can find that more applicable to your place. Just tell your self, "I can do this", then you'll can. To make a better class, a better generation.